Jika kamu membeli pakaian dalam baru sebaiknya kamu cuci terlebih dahulu sebelum digunakan, karena pakaian dalam baru bukan berarti bebas dari ancaman penularan penyakit. Bukannya tidak mungkin sebelum dibeli sudah ratusan orang yang memegang pakaian yang kamu beli!
Dengan Mencuci Pakaian Dalam Dapat Mencegah Penyebaran Kuman.
Pakaian dalam sangat rentan dengan penyebaran kuman, termasuk staphylococcus, MRSA dan norovirus(Flu Perut). Kuman tersebut berasal dari seseorang yang muntah dan diare yang kemudian pergi berbelanja karena sudah merasa lebih sehat, padahal kuman masih berada dalam tubuhnya. Dan ketika sedang memilih pakaian dalam atau pakaian lainnya virus dapat dengan mudah menyebar.
Perlu diketahui kuman mampu hidup di manapun, bahkan pada kapas bisa sampai 6 bulan (pada kasus staphylococcus). Inilah yang membuat para ilmuan mengatakan kamu harus mencuci pakaian dalam barumu sebelum memakainya.
Dengan Mencuci Pakaian Dalam Bisa Menghilangkan Kontaminasi Bahan Kimia.
Selain penyebaran kuman, bahan kimia pada pakaian dalam juga harus dihilangkan, ini berlaku tidak hanya untuk pakaian dalam saja ya, pakaian lain juga harus di cuci untuk menghilangkan kontaminasi bahan kimia.
Pada bahan pakaian sudah terpapar oleh ribuan jenis bahan-bahan kimia yang bisa sangat berbahaya. Bahan baku kapas disemprot dengan pestisida. Terkadang juga dicampurkan dengan serat sintetis, seperti nilon, akrilik, polyester atau spandex, yang memerlukan kurang lebih 8.000 jenis bahan kimia untuk memproduksinya.
Baca Juga: Mau Membuat Pasta Gigi Yang Sehat dan Aman Untuk Kesehatan? Lihat Caranya Disini!
Dan ketika sudah jadi kain disemprot dengan fungisida untuk mencegah jamur tumbuh selama proses pengiriman, warnanya sendiri menggunakan pewarna kimia yang diberi pengawet warna dan dilapisi dengan anti karat dan api serta dilembutkan dengan phthalates.
Kesemua bahan tersebut dapat menyebabkan gatal dan menimbulkan iritasi. Jadi sebaiknya kita harus berhati-hati dan cuci terlebih dahulu pakaian baru sebelum dipakai ya. (KBJ)

Comments
Post a Comment