Tato adalah suatu tanda yang dibuat dengan memasukan pigmen ke dalam kulit [wikipedia] yang menjadi seni tersendiri. Kegiatan melukis tubuh ini sudah ada sangat lama, bahkan menurut sejarah tato sudah dikenal sejak 3000 sebelum masehi, dimana tato ditemukan pada sebuah mumi di Mesir.
Kegemaran mentato tubuh adalah cara mengekspresikan diri dan menyuarakan keindahan lewat gambar yang ada pada bagian tubuh.
Melukiskan gambar indah pada tubuh dan menunjukannya kepada orang lain menjadi suatu kebanggaan tersendiri. Tapi keindahan tato tersebut ternyata berbanding tebalik dengan dampak kesehatannya. Apa saja dampak kesehatan dari Tato, simak ulasannya di bawah ini dilansir dari Fox News.
Memicu Alergi
Tato bisa menjadi malapetaka, apalagi jika Anda memiliki alergi pada jarum tato, gejala alergi ini dimulai dengan munculnya rasa gatal dan warna merah pada kulit yang disertai rasa panas pada bagian kulit yang alergi. Dan jika sudah terjadi sebaiknya Anda periksakan diri ke dokter kulit untuk mendapatkan penanganan selanjutnya.
Kulit Menjadi Lebih Sensitif Terhadap Sinat Matahari
Mentato dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari. Berdasarkan penilitian di Denmark, yang menyatakan bahwa seseorang yang bertato memiliki kesensitifan lebih tinggi 42 persen daripada yang tidak bertato.
Dapat Menyebabkan Infeksi
Jika penggunaan jarum tidak steril saat melakukan proses pembuatan tato akan mengakibatkan masalah pada kesehatan. Jadi pastikan tempat pembuatan tato tersebut memili standar kebersihan yang menjamin.
Penelitian pada tahun 2012 menemukan adanya kandungan bakteri jahat (mycobacteria) pada jarum tato yang tidak bersih. Bakteri ini dapat menyebabkan gangguan pada tubuh dan dapat memicu penyakit tuberkolosis (TB) atau Leprosi.
Tidak ada larangan untuk Anda yang ingin mentato tubuh Anda, tapi pastikan Anda sudah siap dengan segala resiko yang akan Anda alami. Dan pastikan Anda sudah memeriksakan kulit Anda apakah bebas dari alergi atau tidak.


Comments
Post a Comment