![]() |
| Saat Jari Berdara, Kadang Secara Tidak Sadar Anda langsung Menghisapnya untuk Menghambat Pendarahan (c)Pixabay |
Pernah terluka di jari? Apa yang Anda lakukan setelah itu? Menghisap luka tersebut sampai pendarahannya berhenti? Kebanyakan orang memang melakukan hal tersebut. Tapi tahukah Anda apakah hal tersebut berbahaya atau tidak?
Ulasan ini dihasilkan dari penelitian yang dilakukan para peneliti di Belanda. Penelitian tersebut sudah disampaikan dalam jurnal The FASEB seperti dilansir dari kawaiibeautyjapan.com.
Dalam air liur manusia terdapat senyawa histatin yang dapat mengobati dan mempercepat proses penyembuhan luka yang berdarah. Air liur juga merupakan cairan kompleks yang memiliki banyak komponen, dengan masing-masing komponen mengetahui fungsinya, termasuk dapat menyembuhkan luka. Hasil penelitian yang menggunakan teknik memisahkan air liur menjadi komponen-komponen secara individual dan mengujunya pada beberapa luka. Akhirnya ditemukan bahwa histatin lah yang berperan sebagai penyembuh luka.
Gerald Weissmann,MD, Pemimpin redaksi The FASEB journal, mengungkapkan “Hasil riset ini memberi kesimpulan, mengapa luka dimulut seperti gusi berdarah, sariwan dapat lebih cepat sembuh dibandingkan luka yang sama pada kulit atau tulang,”
Beberapa pendapat lain kurang lebih sama, yaitu dari Dr.Nigel Benjamin, spesialis Farmakologi klinis di rumah sakit Bartholow, London. Dalam risetnya ia menyampaikan bahwa air liur saat terkena kulit yang terluka, maka nitrat (komponen alami dari liur) memecah menjadi nitrat oksida, yaitu senyawa kimia yang efisien dalam membuat perlindungan pada kulit yang teluka teriris bakteri. Nikrat oksida juga dapat berfungsi sebagai penyembuhan untuk infeksi dalam perawatan luka maupun pada keadaan kulit yang lain.
Riset lain juga menjelaskan bahwa air liur memiliki kandungan anti bakteri alami yakni lactoferrin serta lactoperoxidase. Dimana kedua zat tersebut bersama nitrat oksida menjadi antibiotik alami yang menghambat infeksi.
Tapi tetap di ingat, menghisap darah pada jari yang terlukan dilakukan hanya untuk pertolongan pertama saja. Anda harus tetap mengobatinya setelah pendarahan tergenti untuk mencegah terjadinya infeksi. Dan jika luka cukup dalam sebaiknya pergi ke dokter.

Comments
Post a Comment